by

RSMY Bengkulu Targetkan Vaksinasi Sinovac 200 Vial Perhari

Bengkulu||Brigade88.com – Rumah Sakit M. Yunus (RSMY) Bengkulu menargetkan vaksinasi Covid 19 (Sinovac) sebanyak 200 vial perharinya.

Seperti dirilis dilaman rri.co.id, Direktur RSMY Bengkulu, dr. Zulkimaulub mengatakan, untuk mencapai target tersebut, dengan mensiagakan sebanyak 10 tenaga vaksinator guna melaksanakan vaksinasi Sinovac, yang telah di mulai sejak Kamis (14/1/2021) lalu.

“Tenaga vaksinator itu merupakan tenaga kesehatan di lingkungan RSMY yang sebelumnya telah diberikan pelatihan. Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan Kementrian Kesehatan (Kemenkes), 1 tenaga vaksinator ditargetkan mampu melakukan 40 hingga 70 vaksinasi setiap harinya,” ujarnya pada Sabtu, (16/1/2021).

Zulki menjelaskan, melihat dari sarana dan prasarana yang dimiliki, target 200 vaskinasi itu bisa dilakukan untuk setiap harinya. Belum lagi sejauh ini vaksinasi terhadap tenaga kesehatan (Nakes) di lingkungan RSMY sendiri telah di mulai, meskipun sebelumnya sempat terkendala dengan proses pendaftaran, untuk mendapatkan tiket pelaksanan vaksinasi.

“Jika nakes sudah siap di vaksin, kita minta masyarakat juga jangan ragu, karena setelah vaksinasi tidak ada masalah,” imbuhnya.

Selain itu Zulki juga menyebutkan, untuk kriteria penerima vaksin, sesuai buku petunjuk dari Kemenkes yang berdasarkan hasil uji coba di Bandung, Jawa Barat adalah berusia 18 – 60 tahun.

Untuk bagi masyarakat yang tidak masuk usia itu, bukan berarti tidak di vaksin. Melainkan masih harus menunggu hasil perkembangan penelitian terkait penggunaan vaksin Sinovac.

“Bagi masyarakat yang belum masuk kriteria agar bersabar saja dulu, pasti bakal ada penelitian lanjutan, termasuk juga pemberian vaksin pada anak-anak,” katanya.

Kendati demikian ia berharap, dengan pemberian vaksin ini dapat menekan angka penyebaran Covid-19 secara nasional dan khusus di RSMY saat ini masih merawat sekitar 13 pasien yang terkonfirmasi positif.

“Jumlah itu turun dari tahun lalu yang pernah mencapai 30 pasien. Sedangkan kamar isolasi yang kita siagakan, ada 40 unit. Mudah-mudahan kasus ini bisa turun,” pungkasnya.,(yks)