by

Presiden RI Resmi Tandatangani Undang Undang Cipta Kerja

Jakarta||Brigade88.com – Pada hari Selasa sore sebelum Magrib, tanggal 2 Nov 2020, Presiden Republik Indonesia menandatangani U.U. Cipta Kerja, U.U. No.: 11 Tahun 2020. Kemudian, Menteri Sekertaris Negara melalui Deputi Bidang Hukum dan Perundang-Undangan dengan Surat no: B-437/Kemensetneg/D-1/HK.00/11/2020 tanggal 2 Nov 2020 meminta agar undang-undang tersebut dapat diundangkan dalam Lembaran Negara R.I. serta dalam Tambahan Lembaran Negara R.I. Tepat pada jam 21.40 WIB, saya menandatangani pengundangan Undang-Undang yang fenomenal tersebut, yaitu Undang-Undang no: 11 Tahun 2020, LN 245, TLN 6573.

Terlepas dari berbagai kontroversi yg melingkupi pembahasan RUU Cipta Kerja, undang-undang ini sangat reformatif dan fenomenal. Buat pertama kalinya, kita menggunakan metode Omnibus Law secara komprehensif untuk sebuah undang-undang. UU ini dirancang untuk dapat mentrasformasi ekonomi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional yg pada gilirannya meningkatkan lapangan kerja yang luas. UU Cipta Kerja memangkas tumpang tindih regulasi, birokrasi perizinan yang ruwet (menghilangkan potensi korupsi perizinan), menciptakan kemudahan berusaha bagi usaha mikro, UMKM, koperasi, serta meningkatkan investasi padat karya dan padat modal, juga menciptakan kepastian hukum berusaha.

Sebuah sejarah legislasi baru telah ditorehkan, dan adalah suatu kehormatan menjadi bagian dari sejarah baru tersebut. Kita boleh berbeda pendapat, tapi bagi saya ini adalah sebuah lompatan besar dan terobosan kreatif untuk memajukan bangsa. Hal ini hanya mungkin terjadi karena determinasi yang kuat dari seorang Presiden dengan visi yang melihat jauh ke depan serta didukung oleh Pimpinan dan anggota DPR, dan tentunya oleh banyak stakeholdres lainnya. Padamu Negeri kami mengabdi…(**rike)