by

Pelantikan Hasil Seleksi JPT Pratama Provinsi Bengkulu Tinggal Menunggu Persetujuan Kemendagri

Bengkulu||Brigade88.com – Menunggu kabar dari hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemprov Bengkulu, oleh Komite Aparatur Sipil Negara (KASN) telah disetujui. Namun untuk pelantikan ketujuh orang pejabat ini masih menunggu izin dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dikarenakan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah maju  sebagai calon petahana pada Pemilihan Gubernur.

Pada seleksi kali ini ada 7 jabatan eselon II yang akan diisi dari hasil seleksi terbuka ini. Meliputi Asisten 1 Setdaprov dengan tiga besar yaitu Supran, Tomi Marisi, Eddy Ramlan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) yaitu Eri Yulian Hidayat, Zahirman Aidi, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Nakeswan) yaitu Muhammad Syarkawi, Erizal Alamsyah, Sakimin. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) yaitu Sisardi, Surya Ofiana, Sri Hartika.

Lalu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), yaitu Karmawanto, Sahat Marulitua Situmorang, Darmo Sugondo. Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Nakertrans), yaitu Edwar Heppy, Gunawan Suryadi, Jayadi Ruslan,  dan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, yaitu Erlangga, Nirwan Sukandri, MIF Tarul Ilmi.

“Hasil seleksi terbuka sudah mendapat persetujuan dari KASN. Tinggal lagi rekomendasi izin dari mendagri,” kata Gubernur Provinsi Bengkulu Rohidin Mersyah kepada wartawan Rakjat.com. Senin (21/9).

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah juga mengatakan penentuan pejabat yang akan ditunjuk sebagai 7 pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Bengkulu, setelah rekomendasi persetujuan dari KASN dan mendagri turun.

“Nanti kalau sudah dapat baru kita tentukan siapa yang akan kita pilih, tinggal menunggu saja yah,” terang Rohidin.

Ditegaskan Gubernur Rohidin, semua nama yang diserahkan kepadanya berpeluang untuk dipercaya sebagai pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Bengkulu. Pejabat yang akan dipilih, adalah orang yang berkompeten pada bidang dilamar.

“Pejabat ini memiliki kemampuan menggerakan jaringan, tidak hanya di pusat melainkan juga mampu mengorganisir 9 kabupaten dan 1 kota dengan kemampuan manajerial yang dimiliki. Begitupun dengan track record (rekam jejak, red) menurut Rohidin juga penting,” pungkasnya…(**rike)