by

Paripurna DPRD Provinsi, Menyetujui Pembahasan Raperda Dibahas Mendalam Sesuai Mekanisme

Bengkulu||Brigade88.com – Pada saat rapat paripurna ke-8 masa persidangan Ke II Tahun 2020 dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Atas Raperda Tentang Pertangung jawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2019 (Sisa Perhitungan). Seluruh fraksi DPRD Provinsi Bengkulu setuju dan menyambut baik atas pembahasan Raperda Tentang Pertanggung jawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Bengkulu TA 2019 (Sisa Perhitungan) dibahas lebih lanjut dan mendalam sesuai mekanisme pandangan Umum Fraksi. yang bertempat di Ruang Rapat paripurna DPRD Provinsi Bengkulu. Senin (6/7/20).

Selain itu Delapan fraksi DPRD Provinsi Bengkulu meminta Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah untuk menjelaskan terkait Pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) belum memenuhi target.

“Kami menilai, kinerja pengelolaan keuangan daerah oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu belum optimal, Pemerintah Provinsi Bengkulu hanya mampu merealisasikan pendapatan umum daerah sebesar Rp 2,93 triliun, sementara target APBD tahun anggaran 2019 sebesar Rp 3,3 triliun,” Sampainya.

Dan juga Menurut Fraksi Gabungan Amanat Keadilan, untuk itu Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah agar dapat memberikan penjelasan secara rinci .

“Kami juga meminta Gubernur agar melakukan evaluasi terhadap OPD-OPD yang berkaitan dengan PAD, mengenai Silpa, kami menyarankan akar digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan ekonomi mikro,” Ungkap Dempo Xler, juru bicara fraksi Amanat Keadilan.

Sekda Provinsi H. Hamka Sabari mewakili Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan dalam miss komunikasi yang terjadi, Pihaknya akan memperbaiki agar kedepanya tidak ada kesenjangan data…(*Yks)