by

Maju Pilkada Bengkulu, Dua Dewan dan Anggota TNI Pilih Mundur

Bengkulu||Brigade88.com – Lantaran maju sebagai salah satu kandidat bakal calon (balon) Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dalam Pilkada serentak yang akan di pilih pada 9 Desember 2020, dua anggota DPRD Provinsi Bengkulu dan satu anggota TNI, memilih mengundurkan diri dari jabatannya.

Dua anggota Dewan Provinsi tersebut adalah, Imron Rosadi yang saat ini menjabat Ketua Badan Kehormatan (BK), sekaligus masuk dalam keanggotaan Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, akan maju sebagai salah satu kandidat balon Wakil Gubernur.

Lalu, Edison Simbolon yang sekarang menjabat Ketua Komisi IV DPRD Provinsi, akan maju dalam pemilihan Bupati Seluma.

Sedangkan satu anggota TNI, yakni, M Faisal Manaf yang sekarang masih sebagai anggota TNI Angkatan Laut, dengan pangkat Laksamana Pertama, akan maju selaku balon Bupati Rejang Lebong.

M. Faisal Manaf menyatakan, saat ini proses pensiun dari TNI angkatan laut sedang di urus. Mengingat sesuai ketentuan, ketika anggota TNI maju pada Pilkada diberikan waktu 5 hari untuk melengkapi surat pengunduran diri.

Kemudian setelah itu diakuinya, masih ada waktu 60 hari menyerahkan skep pemberhentiannya.

“Izin dari panglima TNI untuk mengikuti Pilkada, sudah lama keluar, sehingga tidak ada masalah,” ucapnya yang maju di Pilbup Rejang Lebong, dengan pasangannya Fatrolazi.

Sementara secara terpisah, Edison Simbolon juga menyatakan, akan mengundurkan diri dari keanggotaan DPRD Provinsi Bengkulu, karena surat resmi pengunduran dirinya harus dilengkapi, sebelum penetapan pasangan calon (paslon) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tanggal 23 September nanti.

“Surat pengunduran diri saya berproses, karena setelah penetapan paslon masih ada waktu perbaikan selama 5 hari sudah harus keluar surat pemberhentian dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Tapi saya sudah membuat surat keterangan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota dewan sekaligus Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu,” terangnya pada Senin, (31/8/2020).

Di bagian lain, Plh Sekretaris DPRD Provinsi Bengkulu M. Rizal mengakui, kedua wakil rakyat tersebut atas nama Edison Simbolon dan Imron Rasadi, sudah mengirimkan surat pengunduran diri dari keanggotaan dewan ke Sekretariat DPRD Provinsi Bengkulu. Untuk itu pihaknya akan menindak lanjuti ke Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu hingga ke Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri). Termasuk, pencabutan hak dan kewajiban serta fasilitas yang saat ini digunakannya.

“Kita akan proses secepatnya pengunduran diri dua wakil rakyat yang ikut dalam kontestasi Pilkada di Bengkulu ini. Insya Allah, dalam dua minggu ini sudah selesai, sehingga tidak menghalang mereka (Imron dan Edison,red) untuk maju pada Pilkada,” tutupnya…(**tim)