by

KPU Sebut Pilkada di Bengkulu Jadi Sorotan Nasional

Bengkulu||Brigade88.com – Penyelenggaraan Pilkada serentak yang akan di gelar pada 9 Desember 2020, khususnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu, mendapatkan sorotan nasional.

Sorotan dari Komisi Pemilihan Umnum (KPU) RI tersebut, diperkirakan karena adanya kandidat bakal calon (balon) Gubernur yang statusnya pernah bermasalah dengan hukum.

“Persoalan yang sedang dihadapi pihak penyelenggara Pilkada di Bengkulu ini, menjadi perhatian nasional. Apalagi ada surat-surat yang dimasukan ke KPU RI, sehingga kewajiban KPU RI untuk meminta klarifikasi dengan diwakili 3 orang Komisioner KPU Provinsi Bengkulu ke Jakarta. Mereka (3 komisioner KPU, red) saat ini sedang berada di Jakarta. Ini juga memang bagian suversi kewenangan KPU RI dan ada masalah atau tidaknya, kita juga wajib berkonsultasi dulu,” ungkap Ketua KPU Provinsi Bengkulu Irwan Saputra, dalam keterangannya pada Senin, (21/9/2020).

Irwan juga menyampaikan rasa syukur, karena pihaknya selaku penyelenggara menjelaskan secara gamblang terhadap kondisi kekinian yang terjadi di Bengkulu. Bahkan juga rencana keputusan yang akan di ambil nantinya.

Mengingat meski sudah ada draf untuk penetapan yang akan dilaksanakan lusa bertempat di kantor KPU Provinsi, juga dirapatkan kembali di tingkat kelompok kerja (pokja), wajib disampaikan dulu ke KPU RI.

“Kita ketahui regulasi yang di pakai merupakan produk KPU RI, penting bagi kami untuk meminta penjelasan terkait regulasi yang ada, sehingga apapun saran dan masukan yang disampaikan KPU RI, juga menjadi acuan dalam mengeluarkan keputusan dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu,” katanya.

Lebih lanjut ia juga memastikan, pihaknya dalam bekerja secara profesional, mandiri, dan tidak ada tekanan dari pihak manapun, sehingga keputusan yang akan di ambil sesuai dengan regulasi berlaku.

“Sampai saat ini hasil verifikasi perbaikan berkas pencalonan dari pasangan kandidat masih terus berlangsung, karena kelengkapannya akan menjadi acuan kita dalam menetapkan pasangan calon nantinya,” tutup Irwan…(**rike/rri)